to : pangeran
disebuah tempat yang langitnya berwarna jingga dikala hujan,13 April 2009
Saat Ini Diluar sedang Hujan..
Pangeran..tahukah kamu?
Bukan maksudku untuk berlari pergi..
Bukan maksudku untuk bermain api..
tapi..sungguh..sang puteri hanya memerlukan seorang pangeran untuk berbagi hati..
bukan dua..apalagi tiga seperti ini..
saat ini diluar sedang hujan..
pangeran..tahukah kamu?
telah ada raja negeri tetangga yang datang menawarkan istana..
lengkap dengan kereta kencana..
dan mengajak sang puteri tinggal bersamanya di istana..
aman dari dingin..
aman dari hujan..
dan aman dari teriknya mentari..
tapi tahukah kamu pangeran?
sang puteri memilih untuk pergi..
dan tak peduli pada istana dan kereta kencana..
sungguh...sang puteri lebih mencintai aroma tanah yang basah karena hujan dan hangatnya mentari...
saat ini diluar sedang hujan..
pangeran..tahukah kamu?
sungguh..sang puteri tak ada niat untuk menyakiti..
tapi yang aku sadari..sang puteri tercipta dari satu rusuk saja..
bukan dua..atau tiga seperti ini..
sungguh..sang puteri lebih memilih untuk sendiri, daripada berbagi dengan tiga hati..
saat ini diluar sedang hujan..
pangeran..tahukah kamu?
saat sang raja menawarkan menjemput sang puteri dengan kereta kencananya..
sang puteri menolak halus..
dan berharap sang raja akan menemukan pasangan jiwanya dari negeri seberang..
puteri negeri seberang lebih cantik dan lembut dibanding aku kan pangeran??
walaupun aku tahu kamu akan berkata "kamu tetap yg tercantik puteri.."
biarkanlah sang raja lebih bahagia dengan pasangannya yg lebih cantik..istana itu sungguh cocok untuknya..
dan kini aku lebih memilih berlari riang..karena rinai hujan itu lebih menarik hatiku..
saat ini diluar sedang hujan..
pangeran tahukah kamu?
kisah tentang seorang puteri yang terluka?
ya..itu tentang aku pangeran..
cerita itu benar adanya..
seorang pangeran di masa lalu membawakan seikat mawar..
mawar itu indah..
tapi yang tak ku sadari..ada satu tangkai yang berduri..
bukan salah sang pangeran..mungkin ia alpa atau tak menyadari..
ada setangkai mawar berduri diantara seikat mawar itu..
bukan juga salah sang puteri..mawar2 indah itu juga membuat lupa diri..
hingga luka itupun terjadi tanpa disadari..
saat ini diluar sedang hujan...
pangeran tahukah kamu?
sang puteri tengah bahagia dengan kesendiriannya..
luka sang puteri telah sembuh..
tapi bekasnya masih tetap ada..
jadi..kumohon..
maafkan aku yang memilih untuk tetap sendiri saat ini..
tak ada maksud untuk menyakiti..
tapi, izinkan aku berjalan disetapakku ini..
maaf..
PS : pangeran..saat ini diluar sedang hujan..
tahukah kamu, sang puteri punya hobi baru?
sang puteri mencintai hujan dan aroma tanah basah..
jika kamu merindukan sang puteri..
cari ia diantara hutan pinus..sungai2 yang bergemericik..dan gunung2 yang menjulang..maka kamu akan temukan sang puteri bermain main disana..itu hobi baru sang puteri..
tapi jangan coba rengkuh ia kedalam pelukanmu pangeran..jangan coba gapai ia..
karena jika kau mencoba merengkuhnya..sang puteri akan semakin berlari menjauh pergi..
tataplah ia menari..pandanglah ia dalam keceriaanya saja..
semoga sang puteri segera menyadari..tak semua pangeran khilaf dam membawa mawar berduri lagi..
from : Puteri
_riEz_
Senin, 13 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar